Manohara VS ManoEri :LoL:
Jujur aja beberapa hari ini gw sumpek banget klo ngeliat TV, alasannya tag lain dan tag bukan adalah berita tentang Manohara yang gak berenti2 nongol di TV
Jujur saja siapapun pasti awalnya simpati ngedenger pengakuan dari model yang masih di bawah umur ini, klo dirinya mengalami penyiksaan, tapi setelah beberapa kali nongol gak jelas di acara infotainment kok kesannya jadi seperti sengaja mengeksploitasi penderitaan diri sendiri demi mencari popularitas ya? Apalagi setelah adegan tunda menunda visum itu, sampe pengacaranya aja mundur (karena keki mungkin?)
Klo gw yang mengatur semua acara pertelevisian di Indonesia, maka gw akan mengalihkan semua pemberitaan tentang Manohara ke pemberitaan tentang ManoEri :LoL:. penasaran siapa ManoEri? well, check this out :
Erina Mano (真野恵里菜, Mano Erina?, born April 11, 1991 in Kanagawa, Japan) is a Japanese pop singer in Hello! Project. She joined Hello! Project in 2006 as a member Hello Pro Egg. In 2007, she became a member of the Hello! Project futsal team Gatas Brilhantes H.P. and its promotional J-pop group Ongaku Gatas. On March 29, 2007 she became a soloist after graduating from Ongaku Gatas, working under management and promotion of J.P Room.
quote from wiki
kata orang melihat sekali lebih baik dari mendengar seribu kali, so QieRa proudly present, the pictures of lovely ManoEri:


credit to welshjapanotaku.wordpress.com

credit to nightsrakuen.wordpress.com
yang mo liat doi nyanyi, ini single pertamanya
well, kesimpulannya, bagi gw daripada TV gw dibanjiri tiap hari ama beritanya Manohara, gw lebih pilih dibanjiri sama nyanyiannya ManoEri :LoL:
Antara Pasrah, Lari, dan Bertarung
Pada saat menghadapi suatu masalah apa yang akan kamu lakukan?
secara umum jawaban ideal dari pertanyaan di atas pasti adalah “berusaha menyelesaikan masalah tersebut”
literatur – literatur, filsuf -filsuf, film – film, bahkan anime – anime, rata – rata menekankan betapa pentingnya untung tidak kabur ketika menghadapi suatu masalah……
tapi benarkah itu adalah langkah terbijak? saat bertemu suatu masalah secara garis besar ada tiga hal yang bisa kita lakukan
1. Bertarung —> kita akan menghadapi masalah itu dengan segenap kemampuan kita, walaupun kalah berkali – kali tidak pernah menyerah sampai akhir
2. Kabur —> kabur sejauh – jauhnya dari masalah tersebut, dan tinggalkan semua masalah di belakang kita
3. Pasrah —> Diam saja, dan nrimo saja terhadap masalah tersebut, dan tunggu sampai masalah itu selesai sendiri
bagi saya, ketiga langkah di atas tidak ada satupun yang salah, karena itu semua adalah pilihan manusia…..
hoooo…..ada yang mau protes? ada yang mau bilang bahwa kita harus terus bertarung? kalau begitu perhatikan contoh berikut ini:
3 orang sahabat ingin makan di sebuah restoran elit, saat mereka berjalan ke sana, ternyata jalan menuju ke restoran tersebut tertutup pohon yang jatuh. Orang pertama memilih bertarung maka dia pun mencurahkan semua tenaganya untuk membuka jalan, orang kedua memilih kabur, dan makan di warteg pinggir jalan, orang ketiga memilih pasrah dan diam saja. Pada akhirnya orang pertama berhasil makan di restoran elit, namun orang kedua sudah kenyang duluan makan di warteg, dan orang ketiga, karena dia pasrah tidak menyesal dan iri kedua sahabatnya telah makan kenyang
dari ilustrasi di atas terlihat apapun pilihan yang diambil tidak ada penyesalan, karena semua itu adalah pilihan, penyesalan hanya akan timbul apabila seseorang tidak melakukan sesuai hati nuraninya, seseorang yang hati nuraninya mengatakan bertarung akan menyesal bila kabur, seseorang yang hati nuraninya menyatakan kabur, akan menyesal apabila pasrah saja, dan seseorang yang nuraninya mengucapkan pasrah akan menyesal bila memaksa bertarung.
Just try to think outside the box
Antara Pria dan Cowok
lagi ngetop di iklan nih
kebanyakan pendapat mengatakan bahwa Pria itu berbeda dengan cowok, perbedaannya antara lain :
P : Pria C : Cowok
P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa.
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa.
P : Jago membuat wanita merasa tenang.
C : Jago membuat cewek merasa senang.
P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang.
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa.
P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita.
C : Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri.
P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, Kita tetap bisa berteman selamanya.
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang -batang, plus ucapan, Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!
P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun.
C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun.
P : Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik.
C : Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik.
P : Mikirnya Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak.
C : Mikirnya Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!.
P : Otak no 1, digabungin otot kalo terpaksa.
C : Otot no 1, ditambah otak kalo punya.
(sumber : http://forum.kompas.com/kokiers-forum/5998-beda-pria-dengan-cowok.html)
tapi coba pikir lagi, memang ada orang – orang yang punya semua ciri pria di atas, tapi ada pula yang punya sebagian, dan kalaupun dia tidak punya semua ciri di atas apa dia pasti bukan seorang pria?
dari contoh di atas saja, dikatakan seorang pria membuat wanita tenang, dan cowok membuat wanita senang, apa salah klo bisa membuat wanita tenang dan senang?
IMO, Pria dan Cowok hanya istilah ilusi yang dibuat untuk mendeskripsikan bagaimana sosok ideal seorang anak adam berjenis kelamin laki – laki.
memang ada sebagian individu yang nampaknya memenuhi kriteria tersebut, dan sebagian individu lagi yang nampaknya jauh banget dari kriteria tersebut, tapi kalau diperhatikan lebih dalam, setiap Pria memiliki Cowok dalam dirinya dan begitupun sebaliknya
Untuk itu para Pria/Cowok/Laki – laki, hendaklah menerima dirinya apa adanya, boleh menetapkan suatu sosk ideal untuk ditiru, namun bukan merupakan suatu keterpaksaan, jalanilah hidup apa adanya, dan yakinlah kelak akan ada yang menerima dirimu apa adanya.
*just try to think outside the box
Jawa ke Lingkungan Bergerak (J2ME)
yupz…..sekarang lagi belajar ini (kayaknya sedikit lebih mudah daripada Jawa Layar Kompi)
Jawa ke Lingkungan Bergerak —> bahasa inggrisnya —> JAVA to Mobile Enviroment (J2ME)
sebenernya gak beda dengan bahasa Jawa pada umumnya, hanya saja penggunaannya nantinya akan dipakai pada lingkungan Handphone dan kawan2
klo menurut analisa gw, ciri utama yang membedakan Jawa di lingkungan bergerak dengan Jawa di layar kompi, adalah penggunaan MIDlet
menurut mbah wiki MIDlet adalah :
“A MIDlet is a Java application framework for the Mobile Information Device Profile (MIDP) that is typically implemented on a Java-enabled cell phone or other embedded device or emulator. MIDlets are applications, such as games.“
oke, cukup basa – basinya, sekarang kita mulai saja, seperti biasa, source-code menuliskan program “Hello World”, untuk kali ini menggunakan Alert
/*
* Review.java
*
* Created on April 8, 2009, 5:47 AM
*/
import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
/**
*
* @author QieRa
* @version
*/
public class Review extends MIDlet implements CommandListener{
Alert alrt;
Display dsply;
Command cmd;
public Review() {
alrt = new Alert("Review","HELLO WORLD",null,AlertType.INFO);
cmd = new Command("OK",Command.OK,1);
alrt.addCommand(cmd);
alrt.setCommandListener(this);
}
public void startApp() {
if (dsply == null){
dsply = Display.getDisplay(this);
}
dsply.setCurrent(alrt);
}
public void pauseApp() {
}
public void destroyApp(boolean unconditional) {
}
public void commandAction(Command c, Displayable d){
this.destroyApp(true);
this.notifyDestroyed();
}
}
untuk mencompilenya gw pake net-beans 5.5, udah di tes di emulator, dan di HP Nokia E-51
oke, segitu dulu, ntar kapan – kapan sambung lagi
Alasan untuk Alasan
ha ha …bingung ya ma judulnya?
oke, sebenernya ini lebih tepat disebut analisis sih daripada cerita, tapi kita mulai aja
suatu hari katakanlah si A melupakan janji nge-date dengan pacarnya yaitu si B, lalu setelah B nongol di rumah A dengan air mata berderai – derai (dan bawa golok untuk bacok A klo penjelasannya gak logis
), A membuat alasan untuk menutupi kealpaannya, dia membuat alasan seolah – olah dirinya sibuk mengerjakan berbagai tugas kampus, rumah, dan organisasi, sehingga fisiknya menjadi lelah, dan akhirnya lupa akan janjinya.
Tentu saja B gak terima, masa hanya gara – gara tugas sampe lupa janji dengan pacar
, A kembali membuat alasan yang makin lama makin spektakuler, dan akhirnya B yang capek denger alasan – alasan A memutuskan sebaiknya hubungan mereka berakhir, dan untuk memperingatinya B menghadiahkan 1 bacokan ke A
Sekarang mari analisa cerita di atas:
1. kenapa A merasa perlu membuat alasan? alasan dari hal ini karena A tidak mau di-cap cowo yang tidak tepat janji
2. lalu kenapa A tidak mau dicap cowo tidak tepat janji? alasan dari hal ini karena takut nilainya turun di mata B
3. lalu kenapa A tidak mau turun nilainya di mata B? alasan dari hal ini karena dia takut diputusin B……
Alasan mengapa A membuat suatu alasan, ternyata dilandasi oleh suatu alasan yang lain, namun outcome dari alasan yang diberikan ternyata mengkhianati alasan yang menjadi dasar pengajuan alasan itu sendiri….
(pasti pada bingung bacanya
)
kalau saja A tidak membuat alasan, dan dengan sepenuh hati meminta maaf mungkin mereka saat ini masih bersama.
Dengan demikian dapatlah kita simpulkan selalu ada alasan untuk segala sesuatu, termasuk untuk alasan itu sendiri sehingga tidaklah berarti untuk menciptakan suatu alasan, karena alasan hanyalah manipulasi dari diri kita untuk membenarkan tindakan kita sendiri
Fenomena Muka Buku
Akhir – akhir ini semua orang kayaknya lagi heboh sama yang namanya Muka Buku (baca : FaceBook), gak tua gak muda kayaknya udah harus wajib aja punya yang namanya Muka Buku…..
Jadi inget beberapa waktu lalu, fenomena yang sama terhadap Friendster, waktu itu juga kejadiannya kayak gini, sudah kayak kebutuhan aja tuh harus punya friendster, minimal satu
Lalu? apa yang menyebabkan fenomena Friendster berakhir dan berganti dengan fenomena Muka Buku? Klo dari analisa gw sih (mengutip pernyataan bung dai shuryou) karena pada dasarnya semua itu hanya tren sesaat
. Tinggal tunggu waktunya dan Muka Buku akan tergeser dan berganti
Bukannya gw anti Muka Buku atau pendukung fanatik si Shuryou, gw cuman mulai sungkan aja untuk mengurus hal – hal seperti Muka Buku dan sebagainya (ceritanya sih orang sibuk gitu
)
Yah bagaimanapun juga setiap hal di dunia ini, termasuk dunia internet, memang mengikuti alurnya masing – masing, biar waktu yang membuktikan berapa lama fenomena Muka Buku ini berlangsung
Why must JAVA?
gw ikut beberapa milis yang menyediakan informasi tentang lowongan pekerjaan, dan pada bagian Teknik Informatika banyak banget lowongan pekerjaan yang mensyaratkan kemampuan menggunakan bahasa Jawa
…. oke, oke, maksud gw JAVA
hal ini nih yang bikin gw sakit kepala, karena gw sama sekali gak bisa JAVA
ya ya, gw tau, pasti ada yang langsung teriak “kalo gak bisa belajar donk!”, tapi masalahnya bukan itu, gw saat ini lagi berusaha belajar kok, hanya saja pelajaran gw gak pernah maju – maju, setelah gw analisis, penyebab kebuntuan gw adalah karena gw gak paham apa pentingnya JAVA (selain untuk nyari kerja tentunya)?
bukan saja gw gak ngerti JAVA, gw malah jadi makin antipati sama JAVA gara – gara beberapa hal berikut:
1. JAVA jauh lebih banyak tingkah dari C++, mau bikin input aja ribet naudzubillah
2. Sanking banyaknya class dalam JAVA jadi bingung sendiri ngapalin method2nya
3. Pada dasarnya gw rada antipati ma OOP
gw coba tanya beberapa orang yang lebih berpengalaman dalam bidang pemrograman, tapi sayangnya belom ada yang bisa ngasih gw jawaban yang memuaskan, terutama waktu gw tunjuk bahwa JAVA itu sulit dipelajari, mereka rata – rata jawab “itulah letak menariknya, sebuah tantangan!”….
uwogh….klo gitu apa JAVA itu hanya bahasa untuk orang yang hobi tantangan, lalu gimana dengan orang biasa – biasa aja kayak gw?
akhir kata itu gw juga gak ngerti kok bisa – bisa nya ni bahasa sampe populer bener indonesia? apa semua orang indonesia hobi tantangan ya?
Pornografi Legal [Baik atau Buruk?]
Ada yang nanya tentang beda arti porno dan vulgar, karena penasaran akhirnya gw cari juga, secara tidak sengaja saat lagi nyari definisi tentang porno, gw nemuin wacana menarik di wikipedia,
wacana ini menceritakan bahwa pada negara – negara yang melegalkan pornografi, malah terjadi penurunan tingkat sex crime, aneh? ya memang, berikut adalah kutipan dari mbah wiki tentang penemuan dari study yang dilakukan tentang perbandingan sex crime yang terjadi di jepang ketika pornografi masih dibatasi dan sesudah pornografi dibebaskan – sebebas2nya:
“sex crimes in every category, from rape to public indecency, sexual offenses from both ends of the criminal spectrum, significantly decreased in incidence. Most significantly, despite the wide increase in availability of pornography to children, not only was there a decrease in sex crimes with juveniles as victims but the number of juvenile offenders also decreased significantly. We hypothesized that the increase in pornography, without age restriction and in comics, if it had any detrimental effect, would most negatively influence younger individuals. Just the opposite occurred. The number of victims decreased particularly among the females younger than 13. In 1972, 8.3% of the victims were younger than 13. In 1995 the percentage of victims younger than 13 years of age dropped to 4.0%; a reduction of greater than 50%. In 1972, 33.3 % of the offenders were between 14-19 years of age; by 1995 that percentage had decreased to 9.6%..
Berbagai penelitian terus dilakukan untuk mendukung hipotesa di atas, dan memang faktanya pada seluruh negara yang melegalkan pornografi, tingkat Sex Crime (atau paling tidak, yang dilaporkan) berkurang.
Para ahli berspekulasi hal ini dikarenakan orang2 yang potensial menjadi pelaku Sex Crime telah mendapatkan jalan pelampiasan yang dapat diterima secar a sosial
tentu saja ada yang menolak hipotesis di atas dengan menyatakan bahwa penurunan tingkat sex crime lebih disebabkan oleh semakin majunya teknik kepolisian, salah satunya adalah Robert Peter yang menyatakan :
“a more plausible explanation is that if there is a decline in “forcible rape,” it is the result of a tremendous effort to curb rape through community and school-based programs, media coverage, aggressive law enforcement, DNA evidence, longer prison sentences, and more”
Hasil studi lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa orang2 yang menkonsumsi media pornografi secara berlebihan lebih cenderung mempunyai keinginan melakukan sex crime
lalu bagaimana kesimpulan yang bisa ditarik? kedua penelitian di atas telah mendapat pengakuan yang cukup, bagaimana efek sebenarnya dari pornografi yang dilegalkan?
Lalu bagaimana dengan Indonesia yang melarang pornografi? apakah UU APP telah berhasil mengurangi tingkat Sex Crime seperti yang diharapkan?
Note : Credit for this post goes to Wikipedia (soalnya ambil bahannya dari sana semua
)
Akihabara 48
Nah…sekarang waktunya berbagi hobi dengan teman – teman sekalian
pernah denger tentang Idol? well, kutipan dari wikipedia menjelaskan sebagai berikut
:
In Japanese culture, idols (アイドル ,aidoru?) are (usually female) media personalities in their teens and early twenties who are considered particularly cute and pretty and who will, for a period ranging from several months to a few years, regularly appear in the mass media, e.g. as singers for J-pop groups, bit-part actors, TV personalities (tarento), models in photo spreads published in magazines, advertisements, etc.
nah salah satu grup idol yang ngetop di jepun sono (dan juga grup idol favorit gw) adalah Akihabara48 atau sering disingkat AKB48
dari wiki lagi :
AKB48 is an all-female Japanese theater/idol group produced by Yasushi Akimoto. AKB48 currently consists of 48 members divided into three teams: Team A, Team K and Team B. Each team contains 16 members. Unlike other idol groups in Japan, AKB48 is theatre-based and has their own theatre in Akihabara (a district in Tokyo) where they perform once every weekday, and twice on both Saturday and Sunday. The theater is set up in on the 8th floor of Don Quixote. Tickets are 3000 yen for men, and 2000 yen for women and children.
Currently, there are 14 members in Team A, 17 members in Team K, and 15 members in Team B, getting to the total of 46 members in AKB48.
note:*sebelom ini anggota AKB48 bener2 ada 48 orang, cuman saat ini sudah beberapa orang lagi yang grads/lulus (istilah bagi kelompok idol untuk anggota yang keluar dengan hormat), dan baru sebagian ada yang gantiiin
Seperti udah dikasih tau mbah wiki, kelompok ini terdiri dari 3 team A, K, & B, klo menurut gw tiap team masing2 memiliki ciri khas yang berbeda,
team A adalah typical idol klasik, anggota, lagu yang dibawakan, dan koreografi tarian mereka terlihat elegant, cute, dan pretty.

Sementara team K mengambil jalur yang lebih nge-rock
, meskipun unsur cute tidak hilang namun terlihat dari lagu dan koreo mereka, mereka lebih energik dan spirited dibandingkan Team A

Terakhir team B, sesuai dengan usia membernya yang rata – rata masih sangat muda maka tampilan anggota, lagu, dan koreo juga menyesuaikan

Well, ini beberapa link bagi yang ingin tahu lebih banyak tentang grup ini:
Forum AKB48 Indonesia
Official Site
nah bagi yang ingin dengar lagu2 dari grup ini :
1. Seifuku ga Jama Wo Tsuru
Lagu yang sempat bikin kontroversi, tapi emang secara musik dan koreo bener2 bagus
2. Sakura no Hanabiratachi 2008
Remake dari lagu pertama dan sekaligus lagu legendaris dari kelompok ini, bener2 mencerminkan suasana lulus2an
3. Oogoe Diamond
Lagu yang prestasinya paling bagus di kelompok ini, lagunya bener2 membangkitkan semangat loh
well untuk lagu2 lain, bisa cari sendiri ya, U-tub sangat membantu kok dalam hal ini ![]()
yo weis, sekian dulu, nanti klo sempat mudah2an saya akan berikan profil member2nya
Should He Say Sorry?
wakakakakaka…..berhubung masih semangat ngetik trus dah, biar nanti klo dah lesu masih ada stok bacaan di blog ini
nah kali ni mo cerita aja deh, cerita yang entah sudah berapa kali gw ulang di berbagai forum dan milis
cerita tentang seorang cowo bodoh yang dengan bodohnya ngebikin marah orang yang disayanginya dan lebih bodohnya lagi gak tahu salahnya di mana, alhasil cowo bodoh ini dengan suksesnya telah ditendang, dicampakkan, dihina, dan direndahkan…..eeer, oke terlalu ekstrim
, intinya cowo ini akhirnya kehilangan satu dari sedikit orang yang bener – bener penting baginya
sebenernya masalahnya bisa diselesaikan dengan mudah kalo aja dia membuang harga diri (yang tanpa ragu akan dilakukannya) dan minta maaf, hanya ada satu masalah yaitu dia gak pernah tahu di mana letak kesalahannya, 1 semester abis buat mikirin apa sebenernya kesalahannya, sialnya walopun nilai sudah amburadul, lupa makan dan tidur, bahkan sudah tirakat siang malam (WARNING! hiperbola yah, biar agak seru ceritanya
) cowo bodoh ini tetep gak dapet dapet apa penyebab kemarahan yang menimpa dirinya. Setelah mengalami kejatuhan yang sedemikian rupa akhirnya cowo bodoh ini telah memutuskan untuk berpasrah diri dan membiarkan semuanya mengalir.
1 tahun berlalu, akhirnya cowo bodoh ini mendapat sedikit bocoran apa sebenarnya penyebab kemarahan orang yang disayanginya itu, dan ternyata pengetahuan memang terkadang lebih baik tetap tersimpan rapat, setelah tahu penyebab kemarahan tersebut yang ternyata hanya hal sepele, dan dalam pandangan si cowo sama sekali bukan merupakan suatu kesalahan, dalam marah dan sesalnya cowo bodoh ini telah mengambil sumpah seumur hidup tidak akan pernah meminta maaf lagi.
2 tahun berlalu, dari luar nampaknya cowo bodoh ini sudah melupakan semuanya, nilai – nilainya kembali seperti semula, pergaulannya makin luas, dan hidupnya seolah selalu ceria. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, sebagian dirinya (bagian yang dominan) telah melupakan semuanya, telah membiarkan semuanya mengalir, dan telah yakin bahwa dirinya tak bersalah dalam hal ini. Namun pada satu sudut di hatinya penyesalan itu tidak pernah hilang, dia mengutuk dirinya yang terlalu ego untuk mengakui kesalahan, mengutuk orang yang disayanginya itu karena marah pada hal sepele, dan mengutuk kebodohannya sendiri yang baru, setelah sekian lama tidak berhubungan, menyadari bahwa apapun yang terjadi dia akan selalu menyayangi orang itu.